Cara Budidaya Lele 2 Bulan Panen

Cara Budidaya Lele 2 Bulan Panen

Forum Tani– Lele adalah sejenis ikan yang hidup di air tawar dengan bentuk yang panjang dan licin memudahkan kita untuk mengenali jenis ikan yang satu ini. Selain enak di konsumsi, ikan lele juga banyak mengandung protein yang membantu pertumbuhan si anak/ sibuah hati kita.

Ikan lele adalah jenis ikan yang mudah dibudidayakan dan dibutuhkan oleh pasar karena semakin maraknya olahan makanan yang terbuat dari ikan lele. Sebab itu budidaya ikan lele banyak diminati masyarakat karena dapat dipanen dengan usia 2 bulan saja.

Secara teknis, cara pembesaran ikan lele tergolong sangat mudah dan pemeliharaan ikan tawar ini juga praktis dan simpel saja.

Selain didalam kolam tanah, budidaya lele juga bisa di kolam interpal jikalau anda kekurangan lahan untuk pembuatan kolam dan dengan biaya yang murah dapat dipanen kuranglebih 2 bulan.

Untuk mengefisienkan tempat yang sulit, kali ini akan kami bahas budidaya ikan lele dengan menggunakan terpal.
Cara budidaya lele dengan terpal

Ada 3 Tahapan Paling Penting

1. Persiapan awal

  • Kita harus menentukan lokasi yang tepat untuk kolam lele walaupun dengan tempat yang minimalis. Sumber air yang dekat dan tidak tercemar oleh limbah industri maupun limbah rumah tangga.
  • Membuat kolam terpal berjumlah 24 kolam dengan ukuran sesuai kondisi dan bagusnya 3 x 5 x 1 *cara yang sya gunakan. ( Dengan adanya 24 kolam, maka target panen lele dapat kita capai sekali dalam 2 bulan.
    Tahukan anda bagaiman cara membuat kolam terpal lele yang bagus? Itu tergantung anda dan usakan sekokoh mungking. Klik disini untuk membaca CARA MEMBUAT KOLAM TERPAL LELE
  • Siapkan peralatan yang dibutuhkan didalam pembesaran ikan lele seperti, plastik, seser, serta tes kit kualitas air
  • Aliri kolam tersebut hingga air mencapai ketinggian 80 cm. Kemudian masukkan bibit lele kedalam kolam terpal sebanyak 100- 200 ekor/ m3
  • Rendam kolam selama 1 minggu dan bagusnya bersihkan dulu kolam tersebut dan setelah 1 minggu maka air didalam kolam dibuang dan diisi kembali. Tujuannya agar bibit ikan lele tersebut tidak mati karena bau dan zat yang terdapat pada terpal

2. Antisipasi Awal

  • Kita juga perlu ber antisipasi untuk menjaga resiko yang datang. seperti banyak kisah sukses budidaya ikan lele. Simak 4 poin ini.
  • Sering kali pengeluaran membengkak karena tidak terkendali nya kebutuhan pakan untuk lele tersebut. Ini perlu pertimbangan sebelumnya bagi anda. Karena tanpa biaya yang cukup kita bisa merasakan kegagalan dalam membudidayakan ikan lele.
  • Untuk menyeimbangkan pertumbuhan ikan lele, sebaiknya jangan dikasi makan bangkai.
  • Untuk pergantian air, kami anjurkan agar perlahan-lahan dan pelan. Karena, kalau air secara tiba-tiba dan deras maka ada kemungkinan ikan tersebut mengalami stress.

3. Teknik dan strategi pemeliharaan

  • Sebelum benih kita masukan kedalam kolam terpal, terlebih dahulu kita berikan daun ketapang atau daun papaya selama 3 sampai 4 hari. Kemudian buanglah air tersebut dan ganti dengan air yang bersih yang baru untuk persiapan benih lele. Anda juga dapat memberikan TON, yaitu pupuk spesial perikanan yang dipakai untuk pupuk kolam ikan. ( Dapat digunakan untuk semua jenis kolam ikan lele, kolam permanen/ semen, kolam terpal, kolam tanah, kolam bak dll) Untuk selengkapnya mengenai TON, klik disini Fungsi dan cara pemakaian pupuk TON.
  • Tambahkan prebiotik ( ke dalam air sesuai dengan dosis pada kemasan produk atau melalui pakan. Tujuannya untuk mempercepat pertumbuhan benih dan dapat mengurangi jumlah konsumsi pakan serta mengurangi tingkat kematian lele tersebut. Selain itu juga¬†akan meningkatkan tingkat rasa, aroma, kesukaan serta gizi pakan ikan lele. Selain itu khasiat Tangguh Probiotik akan menyehatkan organ dan sistem pencernaan ikan lele sehingga lele mampu mencerna semua makanan yang dimakan dengan baik, mengurangi bau kotoran.
  • Berika pakan pelet dengan kandungan protein 30-32% sebanyak 3-4 dari berat lele dengan frekuensi pemberian sebanyak 3 kali sehari. Berikan pakan sedikit demi sedikit dengan insentitas yang terukur. Pemberian pakan yang berlebihan akan menyebabkan pertumbuhan lele menjadi buncit, bahkan pertu lele dapat pecah karena sifat lele yang rakus dengan makanan.
  • Untuk mengurangi biaya produksi, kita juga dapat memberikan sisa sayuran dirumah yang tidak dimakan sebagai pakan alternatif.
  • Pemanenan ikan lele tersebut dapat dilakukan setelah pemeliharaan selama 2 bulan sejak benih ditebar dikolam terpal.

Pada dasarnya, tidak ada yang susah dari cara ternak/ budidaya lele agar panen lebih cepat. Jika memang anda memiliki waktu yang luang. Kami menyarankan untuk melakukan nya sendiri dengan melibatkan 1 atau 2 tenaga kerja untuk membantu anda. Hal ini sangat penting, agar anda sebagai orang yang menggeluti usaha ternak lele dapat memahami seluk beluk ternak lele yang baik dan sempurna.

Itulah sedikit sajian yang kami berikan yaitu cara budidaya lele agar cepat panen.Semoga percobaan yang anda lakukan awal dari sebuah kesuksesan anda. Jika ada yang kurang dipahami di dalam ternak lele silahkan bertanya dikolom komentar atau mengirimkan pesan ke kontak kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*